Manusia dapat dihancurkan Manusia dapat dimatikan akan tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu setia pada hatinya atau ber-SH pada dirinya sendiri
Falsafah Persaudaraan Setia Hati Terate itu ternyata sampai sekarang tetap bergaung dan berhasil melambungkan PSHT sebagai sebuah organisasi yang berpangkal pada "persaudaraan" yang kekal dan abadi.
Adalah Ki Hadjar Hardjo Oetomo, lelaki kelahiran Madiun pada tahun 1890. Karena ketekunannya mengabdi pada gurunya, yakni Ki Ngabehi Soerodiwiryo, terakhir ia pun mendapatkan kasih berlebih dan berhasil menguasai hampir seluruh ilmu sang guru hingga ia berhak menyandang predikat pendekar tingkat III dalam tataran ilmu Setia Hati (SH). Itu terjadi di desa Winongo saat bangsa Belanda mencengkeramkan kuku jajahannya di Indonesia.
Sebagai seorang pendekar, Ki Hadjar Hardjo Oetomo pun berkeinginan luhur untuk mendarmakan ilmu yang dimilikinya kepada orang lain. Untuk kebaikan sesama. Untuk keselamatan sesama. Untuk keselamatan dunia. Tapi jalan yang dirintis ternyata tidak semulus harapannya. Jalan itu berkelok penuh dengan aral rintangan. Terlebih saat itu jaman penjajahan. Ya, sampai Ki Hadjar sendiri terpaksa harus magang menjadi guru pada sekolah dasar di benteng Madiun, sesuai beliau menamatkan bangku sekolahnya. Tidak betah menjadi guru, Ki Hadjar beralih profesi sebagai Leerling Reambate di SS (PJKA/Kereta Api Indonesia saat ini - red) Bondowoso, Panarukan, dan Tapen.
Memasuki tahun 1906 terdorong oleh semangat pemberontakannya terhadap Negara Belanda - karena atasan beliau saat itu banyak yang asli Belanda -, Ki Hadjar keluar lagi dan melamar jadi mantri di pasar Spoor Madiun. Empat bulan berikutnya ia ditempatkan di Mlilir dan berhasil diangkat menjadi Ajund Opsioner pasar Mlilir, Dolopo, Uteran dan Pagotan.
Tapi lagi-lagi Ki Hadjar didera oleh semangat berontakannya. Menginjak tahun 1916 ia beralih profesi lagi dan bekerja di Pabrik gula Rejo Agung Madiun. Disinipun Ki Hadjar hanya betah untuk sementara waktu. Tahun 1917 ia keluar lagi dan bekerja di rumah gadai, hingga beliau bertemu dengan seorang tetua dari Tuban yang kemudian memberi pekerjaan kepadanya di stasion Madiun sebagai pekerja harian.
Dalam catatan acak yang berhasil dihimpun, di tempat barunya ini Ki Hadjar berhasil mendirikan perkumpulan "Harta Jaya" semacam perkumpulan koperasi guna melindungi kaumnya dari tindasan lintah darat. Tidak lama kemudian ketika VSTP (Persatuan Pegawai Kereta Api) lahir, nasib membawanya ke arah keberuntungan dan beliau diangkat menjadi Hoof Komisaris Madiun.
Senada dengan kedudukan yang disandangnya, kehidupannya pun bertambah membaik. Waktunya tidak sesempit seperti dulu-dulu lagi, saat beliau belum mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Dalam kesenggangan waktu yang dimiliki, Ki Hadjar berusaha menambah ilmunya dan nyantrik pada Ki Ngabehi Soerodiwiryo.
Data yang cukup bisa dipertanggungjawabkan menyebutkan dalam tahun-tahun inilah Setia Hati (SH) mulai disebut-sebut untuk mengganti nama dari sebuah perkumpulan silat yang semula bernama "Djojo Gendilo Cipto Mulyo".
Masuk Sarikat Islam.
Memasuki tahun 1922, jiwa pemberontakan Ki Hadjar membara lagi dan beliau bergabung dengan Sarikat Islam (SI), untuk bersama-sama mengusir negara penjajah, malah beliau sendiri sempat ditunjuk sebagai pengurus. Sedangkan di waktu senggang, ia tetap mendarmakan ilmunya dan berhasil mendirikan perguruan silat yang diberi nama SH Pencak Spor Club. Tepatnya di desa Pilangbangau - Kodya Madiun Jawa Timur, kendati tidak berjalan lama karena tercium Belanda dan dibubarkan.
Namun demikian semangat Ki Hadjar bukannya nglokro (melemah), tapi malah semakin berkobar-kobar. Kebenciannya kepada negara penjajah kian hari kian bertambah. Tipu muslihatpun dijalankan. Untuk mengelabuhi Belanda, SH Pencak Sport Club yang dibubarkan Belanda, diam-diam dirintis kembali dengan siasat menghilangkan kata "Pencak" hingga tinggal "SH Sport Club". Rupanya nasib baik berpihak kepada Ki Hadjar. Muslihat yang dijalankan berhasil, terbukti Belanda membiarkan kegiatannya itu berjalan sampai beliau berhasil melahirkan murid pertamanya yakni, Idris dari Dandang Jati Loceret Nganjuk, lalu Mujini, Jayapana dan masih banyak lagi yang tersebar sampai Kertosono, Jombang, Ngantang, Lamongan, Solo dan Yogyakarta.
Ditangkap Belanda.
Demikianlah, hingga bertambah hari, bulan dan tahun, murid-murid Ki Hadjar pun kian bertambah. Kesempatan ini digunakan oleh Ki Hadjar guna memperkokoh perlawanannya dalam menentang penjajah Belanda. Sayang, pada tahun 1925 Belanda mencium jejaknya dan Ki Hadjar Hardjo Oetomo ditangkap lalu dimasukkan dalam penjara Madiun.
Pupuskah semangat beliau ? Ternyata tidak. Bahkan semakin menggelegak. Dengan diam-diam beliau berusaha membujuk rekan senasib yang ditahan di penjara untuk mengadakan pemberontakan lagi. Sayangnya sebelum berhasil, lagi-lagi Belanda mencium gelagatnya. Untuk tindakan pengamanan, Ki Hadjar pun dipindah ke penjara Cipinang dan seterusnya dipindah di penjara Padang Panjang Sumatera. Ki Hadjar baru bisa menghirup udara kebebasan setelah lima tahun mendekam di penjara dan kembali lagi ke kampung halamannya, yakni Pilangbangau, Madiun.
Selang beberapa bulan, setelah beliau menghirup udara kebebasan dan kembali ke kampung halaman, kegiatan yang sempat macet, mulai digalakan lagi. Dengan tertatih beliau terus memacu semangat dan mengembangkan sayapnya. Memasuki tahun 1942 bertepatan dengan datangnya Jepang ke Indonesia SH Pemuda Sport Club diganti nama menjadi "SH Terate". Konon nama ini diambil setelah Ki Hadjar mempertimbangkan inisiatif dari salah seorang muridnya Soeratno Soerengpati. Beliau merupakan salah seorang tokoh Indonesia Muda.
Selang enam tahun kemudian yaitu tahun 1948 SH Terate mulai berkembang merambah ke segenap penjuru. Ajaran SH Terate pun mulai dikenal oleh masyarakat luas. Dan jaman kesengsaraanpun sudah berganti. Proklamasi kemerdekaan RI yang dikumandangkan oleh Soekarno-Hatta dalam tempo singkat telah membawa perubahan besar dalam segala aspek kehidupan. Termasuk juga didalamnya, kebebasan untuk bertindak dan berpendapat. Atas prakarsa Soetomo Mangku Negoro, Darsono, serta saudara seperguruan lainnya diadakan konferensi di Pilangbangau (di rumah Alm Ki Hadjar Hardjo Oetomo). Dari konferensi itu lahirlah ide-ide yang cukup bagus, yakni SH Terate yang semenjak berdirinya berstatus "Perguruan Pencak Silat" dirubah menjadi organisasi "Persaudaraan Setia Hati Terate". Selanjutnya Soetomo Mangkudjajo diangkat menjadi ketuanya dan Darsono menjadi wakil ketua.
Tahun 1950, karena Soetomo Mangkudjojo pindah ke Surabaya, maka ketuanya diambil alih oleh Irsad. Pada tahun ini pula Ki Hadjar Hardjo Oetomo adalah seorang tokoh pendiri PSHT, mendapatkan pengakuan dari pemerintah Pusat dan ditetapkan sebagai "Pahlawan Perintis Kemerdekaan" atas jasa-jasa beliau dalam perjuangan menentang penjajah Belanda.
Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil.
Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Pencak silat yang di ikuti antar lain: * Cimande * Cikalong * Cibaduyut * Ciampea * Sumedangan
Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: * Betawian * Kwitangan * Monyetan * Toya
Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau * Permainan padang Pariaman * Permainan padang Sidempoan * Permainan padang Panjang * Permainan padang Pesur / padang baru * Permainan padang sikante * Permainan padang alai * Permainan padang partaikan
Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : * Permainan Orang lawah * Permainan lintang * Permainan solok * Permainan singkarak * Permainan sipei * Permainan paya punggung * Permainan katak gadang * Permainan air bangis * Permainan tariakan
Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : * Tengku Achamd mulia Ibrahim * Gusti kenongo mangga tengah * Cik bedoyo
Dari sini diperoleh pelajaran – pelajaran, yakni: * Permainan aceh pantai * Permainan kucingan * Permainan bengai lancam * Permainan simpangan * Permainan turutung
Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ‘SEDULUR TUNGGAL KECER” dan permainan pencak silatnya bernama “ JOYO GENDELO” .
Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68). Jiwa patriotisme yang tinggi ditunjukkan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo, salah seorang Saudara Tertua Setia Hati, dengan bantuan teman-temannya dari Pilang Bango, Madiun dengan berani menghadang kereta api yang lewat membawa tentara Belanda atau mengangkut perbekalan militer. Penghadangan, pelemparan, dan perusakkan yang terjadi berulang-ulang sampai akhirnya ia ditangkap PID Belanda dan mendapat hukuman kurungan di penjara Cipinang dan dipindahkan ke Padang, Sumatera Barat. Setelah dibebaskan, Ki Hadjar Hardjo Oetomo yang telah mendirikan Setia Hati Pencak Sport Club yang kemudian mengaktifkan kembali perguruannya sampai akhirnya berkembang dengan nama Persaudaraan Setia Hati Terate.
Persaudaraan Setia Hati Terate dalam perkembangannya dibesarkan oleh RM Imam Koesoepangat murid dari Mohammad Irsyad kadhang (saudara) Setia Hati Pencak Sport Club (SH PSC) yang merupakan murid dari Ki Hadjar Hardjo Oetomo.
Sebelum menjadi kadhang SH dan mendirikan SH PSC, Ki Hadjar Hardjo Oetomo magang sebagai guru di SD Banteng Madiun. Tidak betah menjadi guru, bekerja di Leerling Reambate di SS (PJKA) Bondowoso, Panarukan dan Tapen. Tahun 1906 keluar dari PJKA dan bekerja menjadi Mantri Pasar Spoor Madiun di Mlilir dengan jabatan terakhir sebagai Ajudan Opsioner Pasar Mlilir, Dolopo, Uberan dan Pagotan (wilayah selatan Madiun). Pada tahun 1916 bekerja di pabrik gula Redjo Agung Madiun. Tahun 1917 masuk menjadi saudara SH dan dikecer langsung oleh Ki Ngabei Soerodiwirjo, pendiri Persaudaran Setia Hati. Pada tahun ini bekerja di stasiun kereta api Madiun hingga menjabat Hoof Komisaris. Tahun 1922 bergabung dengan Sarekat Islam dan mendirikan Setia Hati Pencak Sport Club di Desa Pilangbango, Madiun, yang kemudian berkembang sampai ke daerah Nganjuk, Kertosono, Jombang, Ngantang, Lamongan, Solo, dan Yogyakarta.
Tahun 1925, ditangkap oleh Pemerintah Belanda dan dipenjara di Cipinang, kemudian dipindahkan ke Padang, Sumatra Barat selama 15 tahun. SH PSC dibubarkan Belanda karena terdapat nama "pencak". Setelah pulang dari masa tahanan mengaktifkan kembali SH PSC dan untuk menyesuaikan keadaan, kata "pencak" pada SH PSC menjadi "pemuda". Kata "pemuda" semata-mata hanya untuk mengelabui Belanda agar tidak dibubarkan. Bertahan sampai tahun 1942 bersamaan dengan datangnya Jepang ke Indonesia.
Tahun 1942, atas usul saudara SH PSC Soeratno Soerengpati tokoh pergerakan Indonesia Muda, nama SH Pemuda Sport Club diubah menjadi Setia Hati Terate. Pada waktu itu SH Terate bersifat perguruan tanpa organisasi.
Tahun 1948, atas prakarsa Soetomo Mengkoedjojo, Darsono,dan lain-lain mengadakan konferensi di rumah Ki Hadjar Hardjo Oetomo di desa Pilangbango, Madiun. Hasil konferensi menetapkan Setia Hati Terate yang dulunya bersifat perguruan diubah menjadi organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate dengan diketuai oleh Oetomo Mangkoewidjojo dengan wakilnya Darsono. Kemudian secara berturut-turut:
· Tahun 1950, Ketua Pusat oleh Mohammad Irsyad. · Tahun 1974, Ketua Pusat oleh RM Imam Koesoepangat. · Tahun 1977-1984, Ketua Dewan Pusat oleh RM Imam Koesoepangat dan Ketua Umum Pusat oleh Badini. · Tahun 1985, Ketua Dewan Pusat oleh RM Imam Koesoepangat dan Ketua Umum Pusat oleh Tarmadji Boedi Harsono. · Tahun 1988, Ketua Dewan Pusat RM Imam Koesoepangat meninggal dunia dan PSHT dipimpin oleh Ketua Umum Tarmadji Boedi Hardjono sampai sekarang.
Untuk menjadi saudara pada Persaudaraan Setia Hati "Terate" ini, sebelumnya seseorang itu terlebih dahulu harus mengikuti pencak silat dasar yang dimulai dari sabuk hitam, merah muda, hijau dan putih kecil. Pada tahap ini seseorang tersebut disebut sebagai siswa atau calon saudara.
Selama dalam proses latihan pencak silat, seorang pelatih/warga (saudara SH) juga memberikan pelajaran dasar ke-SH-an secara umum kepada para siswa.
Setelah menamatkan pencak silat dasar tersebut, seseorang yang dianggap sebagai warga atau saudara SH adalah apabila ia telah melakukan pengesahan yang dikecer oleh Dewan Pengesahan. Dewan pengesahan ini termasuk saudara SH yang "terbaik dari yang terbaik" yang dipilih melalui musyawarah saudara-saudara SH. Proses kecer tersebut berlangsung pada bulan Syura. Adapun sarat yang harus disediakan dalam pengeceran antara lain: Ayam jago, mori, pisang, sirih, dan lain sebagainya sarat-sarat yang telah ditentukan.
Dalam proses pengeceran ini, kandidat diberi pengisian dan gemblengan jasmani dan rohani dan ilmu ke-SH-an serta petuah-petuah, petunjuk-petunjuk secara mendalam dan luas. Saudara SH yang baru disahkan tersebut, dalam tingkatan ilmu disebut sebagai saudara tingkat I (erste trap). Pada Persaudaraan Setia Hati Terate juga dibagi dalam tiga jenis tingkatan saudara yaitu saudara SH Tingkat I (ester trap), Tingkat II (twede trap), tingkat III (derde trap).
Pada Persaudaraan Setia Hati Terate diajarkan 36 jurus pencak silat yang merupakan warisan dari Ki Ngabei Soerodiwirjo di erste trap serta pelajaran ilmu ke-SH-an yang dapat diperoleh pada tingkatan twede trap dan derde trap. Jurus-jurus tersebut merupakan ramuan dari beberapa aliran pencak silat yang berada di nusantara, di antaranya dari Jawa Barat, Betawi (Jakarta), dan Minangkabau.
Khadang SH Terate tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan di beberapa negara seperti Belanda, Perancis, Belgia, Jerman, Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Brunei Darussalam. Secara administratif mulai dirintis pencatatan jumlah saudara pada tahun 1986. Sehingga jumlah saudara mulai tahun 1986 - 1999 sebanyak 108.267
diambil dari shterate.com  | Mas salam persaudaraan dari saya.... jaya lah terate ku.....  |
 | salam persaudaraan dari bojonegoro |
 | salam persaudaraan dari mas joao carlos melbourne australia i will go back to padepokan madium and visit all of you |
 | salam persaudaraan...dari warga sht tegal yg lagi 'topo ngrame' dikorea. |
 | Salam Persaudaraan... Selama Matahari Bersinar dan Bumi masih di Huni oleh Manusia, selama itu pula PSHT Jaya Selama2nya Jayalah SH Terate.... I Love SH Terate...
sgt_suseno Rayon Cakung,Jak-Tim
|
 | SALAM PERSAAUDARAAN ...,,,,,,///.......... didalam persaudaraan setia hati teratai tidak pernah mengajar kan tenetang kekrasan ,,. Setia hati teratai mngajar kan bagaimana spya manusia rendah hati antar sesama ,,amienn..semoga sh teratai jaya selalu..,from SARYONO ,, asal RIAU,,.// |
 | Salam dr aku SH Winongo selama SH masih berdiri selama itu pula SH winongo yg tetap mewarisi ilmu dan amanat SH ki ngabehi Surodiwiryo Anno 1903 "Fort d Kock" |
 | salam persaudaraan mas,, ada milis buat kumpul2 ma sedulur2 gak mas..? |
 | salam buat teman2 SH teratai semoga di beri perlindungan selalu ,, |
 | salam persaudaraan... semoga sh jaya slalu.
|
 | salam persaudaraan dari saudara pengesahaan 2002 jakarta |
 | salam persaudaraan dari keluarga bsr psht tegal
|
 | salam persaudaraan semuanya.... semoga panji-panji SH Terate senantiasa berkibar dimanapun berada... (ingat lho ini tugas & tanggung jawab kita semua !!!) |
 | salam persaudaraan dr keluarga besar PSHT Kalimantan Timur |
 | shteratemlg wrote on Dec 21, '07, edited on Dec 21, '07 Salam persaudaraan semuanya, senang sekali mengetahui kita tidak sendirian di jagat internet... sukses buat semuanya, eveyday we are champion! |
 | dimana bumi berpijak disitulah persaudaraan sh teratai kita junjung,salam yo kanggo kuabeh warga p sh teratai. |
 | salam persaudaraan...,semoga psht tetap jaya untuk selama-lamanya.salam..dari warga-warga magelang |
 | Salam persaudaraan semuanya... "Selamat Tahun Baru Islam 1249 Hijriah"
kita sambut tahun ini dengan penuh rasa syukur dan optimisme, teriring juga doa tahun ini penuh berkah bagi kita semua...
"Everyday we are champion, everyday we are full of blessed
Every soul of us are special, because we've bound on this unique brotherhood... a brotherhood that show us the path to ourselves, to find the conscience deep inside us and in the same time, bound us in togetherness that last fovever" |
 |  salam persaudaraan....... from big family PSHT samarinda |
 | Salam persaudaraan juga Samarinda... Insya Allah Bulan juli para pesilat PSHT banyak yang berkumpul di Kaltim untuk berlaga di even akbar PON XVII 2008.. (termasuk admin juga, dan mungkin dirimu juga ?) mohon dukungan dan doa dari saudara-saudara di Samarinda sekalian...!! |
Comment deleted at the request of the author.
 | Salam persaudaraan. moga-moga kadang2 SH TERATE yang akan unjuk kebolehan di ajang even akbar PON XVII 2008 mendapatkan kemenangan dan mengharumkan nama besar SH TERATE amien......? |
 | BERIKUT URUTAN SEJARAH SH :
-1903 JOYO GENDILO(STK) sby -1917 SETIA HATI (Yang bertempat di Winongo Madiun ) Sampai sekarang masih exis dengan nama SH PANTI
-1922 PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE (Atas restu eyang Suro Bpk.Hardjo Oetomo mendirikan SH TERATE Yang bertempat di Pilang Bangau Madiun)
-1932 SETIA HATI ORGANISASI(SHO) Didirikan oleh Bp.Munandar Semarang. Yang sekarang berubah jadi PERSAUDARAAN SETIA HATI dan berpusat diJakarta.Dimadiunpun kepengurusan perguruan ini tidak ada.Sekarang diketuai oleh Bapak Gambiro jakarta.
-1966 SETIA HATI TUNAS MUDA Yang berpusat diwinongo Madiun didirikan oleh Suwarno dan sampai sekarang diketuai oleh beliau.
JADI JELAS SEJARAHNYA BAHWA SEBETULNYA SH TUNAS MUDA ITU TIDAK BERHAK PAKAI ISTILAH STK 1903 ITU CUMA NDOMPLENG SHNYA EYANG SURO KARENA TUNAS MUDA BERDIRINYA SAJA TAHUN 1966. bener gaksih kata kata gw di atas mohon di jelasin. macasih......? |
 | Terimakasih atas penjelasannya mas... kalau ada informasi seperti ini ya memang sebaiknya disebarluaskan ke saudara-saudara kita SH Terate, apalagi kalau sumbernya memang dapat dipercaya. Sejarah di blog saya ambil dari shterate.com, jadi informasi yang sampean berikan diatas,... belum bisa saya cek seperti yang samapen minta...
kalau boleh tahu sumbernya darimana? |
 | BUKANNYA SAYA INGIN MEBUAT ULAH DISINI, CUMA SAYA INGIN IKUT GABUNG SEDIKIT SAJA. UNTUK MASALAH SEJARAH, SEBAIKNYA TIDAK USAH TANYA SANA SINI, CUKUP SATU TEMPAT UNTUK SEMUA KEJELASAN TENTANG SEJARAH SETIA-HATI, YAITU SILAHKAN TANYA KEPADA SESEPUH SETIA HATI PANTI YANG BERADA DI DESA WINONGO TEPATNYA SEBELAH SELATAN PERLINTASAN KERETA API DESA WINONGO. |
 | wow hebat kali anda sebagai seorang pendekar...sudah jago ya..atau sudah sakti mandra guna? please back to jungle jangan kotori kota dengan sepak terjangmu dan teman2mu ya.. |
 | lihat...para pendekar SHT ini...lagunya udah kayak yang paling jago dan digdaya aja..padahal kebun dan sawah mereka telantarkan hanya karena ingin menjadi kabayan yang saba kota... |
 | Ga usah debat masalah sejarah dong, yang penting kelakuan ! |
 | betul mas... nggak usah debat masalah sejarah yang penting melangkah ke depan... menata diri dan laku supaya bermanfaat bagi sekitar dan organisasi masing-masing, yang penting nggak merugikan lingkungan dan orang-orang sekitar kita... sampean setuju kan. |
 | Sebenare tau gak sih sejarah yang benar....!? Jangan asal CPLIK duonk,cari sumbernya yang benar dl,baru dipublikasikan. Bukankah PSHT mengajarkan untuk berbuat yang benar. |
 | kan sudah diperlihatkan ini dicuplik dari situs resmi SH Terate.com mas, ini kan sejarahnya SH Terate, bukan yang lain.
Kalau riwayat PSH, STK, SH Winongo, SH Tunas Muda dan perguruan serumpun SH tanyalah ke sesepuh PSH, STK, SH Winongo dll. Atau sampean cari situs resminya saja di internet. |
 | Salam Persaudaraan, Sebagai sesama penerus ilmu SH,sebenarnya kita tidak perlu berdebat..kabeh kuwi podho2 ngamalake ilmune SH, tidak perlulah kita itu merasa yang paling benar atau yang paling baik, karena orang itu dinilai baik atau buruk bukan karena organisasi & perguruannya akan tetapi lebih kepada tindak tanduknya dimasyarakat, tegese "iso dadi uyah lan ragining bebrayan opo ora" Tidak perlu lagi kita itu mempertanyakan sejarah masing2, itu urusan rumah tangga masing2 organisasi. dan yang dijabarkan di blog ini adalah sejarah PSHT bukan sejarah organisasi SH. Satu hal yang perlu kita yakini bersama adalah SH yang didirikan oleh Eyang Suro merupakan embrio dari semua aliran SH yang ada, baik itu PSHT,PSH,SH Winongo,STK, dan atau SH - SH yang lain. Ingatlah bahwa hidup akan terasa lebih indah jika perdamaian selalu terjaga
NB: buat para kadhang Persaudaraan Setia Hati Terate semuanya mari kita dukung upaya pemerintah untuk memajukan Pencak Silat sebagai identitas bangsa kita, ramaikan tempat latihan, tularkan ilmu, dan buktikan bahwa pencak silat tidak kalah dari perguruan beladiri impor. Aku bangga menjadi Warga Persaudaraan Setia Hati Terate, dan Aku Cinta Indonesia. |
 | Dear Mas Gangga1 Salam persaudaraan
PSH didirkan pak munandar itu masih ada sampai sekrang. Tetap namanya Persaudaraan Setia Hati, dan termasuk perguruan HISTORIS di IPSI urutan no 1. |
 | salam dulur suruh temu rose Sejatine yang dimaksut suruh ketemu rose di tubuh kita itu yang mana sichhhhhh hhehehheh nwn
|
 | 60297 wrote on Oct 29, '08 salam persaudaraan... salam kenal .... semua saudara-saudaraku...
dimas fawahid. |
 | salam persaudaraan, dari PSHT Wiradesa Cabang Pekalongan |
Comment deleted at the request of the author.
 | pnqu wrote on Jan 17, '09 Bagi "warga PSHT" dimana aja, saya mau nanya Apakah di dalam PSHT diajarkan tentang kebencian terhadap perguruan selain PSHT, maaf yaa, saya juga pernah ikut silat non-PSHT ternyata aku dikucilkan dilingkunganku yang mayoritas "warga PSHT"? terimaksih |
 | pnqu wrote on Jan 17, '09 Salam Juga dari PSHT Nganjuk? oh yaa, Apakah sedulur di pekalongan juga tawuran seperti di sini? |
 | pnqu wrote on Jan 17, '09 aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss sssssssssssssssuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu, dari tadi kok ndak bisa terkirim he..he, ojo emosi lhooo??? |
 | gemana perkembangan sh teratai 2009 ne kasih infona ya ?di putra_rokan@yahoo.co.id tank sedulorrr |
 | SEJARAH –=SH TERATE DAN SH WINONGO=- “Setia-Hati” berdiri tahun 1903 oleh Khi Ngabehi Suro Diwiryo. Akar permasalaha pemicu pertentangan kedua kubu SHT dan SHW adl perbedaan ideologi antara Ki Ngabehi Suro Diwiryo dgn Hajar Hardjo Oetomo(murid eyang Suro). MENURUT PANDANGAN: 1.Ki Ngabehi Suro Diwiryo SH bkn tempat wadah perjuangan bangsa untuk pencapaian kmerdekaan,ttpi perkumpulan pencak silat &tdk mmbdakn SARA. 2.Hardjo Oetomo: -SH adl sarana menggalang persatuan and alat prjuangn pncapaian merdeka. .:Karena perbedaan tsb Hardjo Utomo mundur dr SH dan ijin kpd Eyang Suro utk mndirikan SH MUDA,tapi oleh Eyang Suro tidak diberi jawaban alias tidak direstui.Karena Eyang Suro mengtahui bhw di Pilangbango diadakn ltihan pencak silat,maka SH MUDA dicap oleh Eyang Suro sbg SH MERAH/SH KOMUNIS, SHM bersiasat mngbh nma mnjdi SH Pencak Sport Club(brgulir thn 1922). Masalah terjadi dgn Belanda krn kt “PENCAK” tsb,akhirnya brgnti lagi mnjdi SH SPORT CLUB. Thn 1942 atas inisiatip S.Soerengpati(tkoh Indonesia Muda),SH SPORT CLUB berganti mnjadi SH TERATE. ================== FAKTA:::: Dari sini dapat dilihat bahwa antar SETIA HATI yang didirikan oleh Eyang Suro dengan SH TERATE adalah berbeda.. Mungkin dapt dktakan bermusuhan atau Penghianatan oleh murid ke Guru. Jikalau ada yang memgatakan bhw Saudara2 SH TERATE adalah cucu atau saudara Eyang Suro, itu tidaklah benar. Saudara tua sebenarnya adalah SH PANTI dan SH TUNAS MUDA WINONGO. Hal itu terbukti bahwa Eyang Suro wafat thn 1944,sepeninggal beliau masih memiliki basis SETIA HATI di desa Winongo dgn murid2 beliau. Sedangkan tahun 1942 SH Jadi2an Hardjo utomo sudah ada di Pilangbango. Jadi dlm kurun waktu tsb tlh berdiri 2 perguruan: 1. SH asli Eyang Suro 2. SH pmbrontak Harjo utomo
))HUBUNGAN SH PANTI DENGAN SH TUNAS MUDA WINONGO(( +SH PANTI(sh surodiwiryan) adalah rumah Eyang Suro yg dahulu digunakan untuk menggembleng ilmu2 SH,Berpusat di daerah Panti,selatan rel kereta Winongo. *** Sesepuh SH PANTI bapak KOESNI dan Pengasuh SH TUNAS MUDA bapak RDH SOEWARNO mengabdi pada Eyang Suro dari thn1939 dan hingga eyang meninggal, mereka belum dikecer. Akhirnya dikecer oleh murid Eyang Suro bernama Hadi Soebroto. Perlu diketahui oleh kadang sh Terate,bahwa BapakRDH Suwarno bukanlah PENDIRI SH Tunas Muda Winongo, melainkan PENGASUH.
MENGAPA BERNAMA SH TUNAS MUDA DAN AKTIF TAHUN 1965? -SETIA HATI Asli( bukan PSHT) sejak thn 1964 mngalami kemunduran dan tidak begitu aktif. Dikarenakan berkurangnya pnrimaan murid baru, sebagian saudara SH sudah sepuh,bahkan meninggal. Dikhwatirkan SH Asli akan mnglmi kpunahan,utk mnghindri hal tersbut, thn 1965 15 oct Bpk RDH Soewarno mngaktifkn kmbli kegiatan SETIA HATI. Ini tentunya juga mndapat pngkuan dan persetujuan dari pihak SH PANTI,dapt dketahui bhwa SH PANTI mngijinkan pemakaian simbolnya pada SH Winongo ini. Karena aktif dlm bntuk organisasi dan mndpt ijin notaris, dlm SHWINONGO disisipkan kata TUNAS MUDA,yang artinya SH yang akan bersinar kembali. SH PANTI hingga sekarang masih ada dan seluruh organisasi penerimaan anggota,acara Suran Agung dan halal bihalal ditangguhkan kepada SETIA HATI TUNAS MUDA WINONGO MADIUN.
MENGAPA DALAM PENERIMAA SH TUNAS MUDA HARUS DILAKUKAN PENGESAHAN TERLEBI DAHULU?? -Dengan disahkan,seseorang akan resmi mnjdi Warga. Ilmu2 SH boleh diketahui hanya oleh warga dan dilarang mngjrkan kpd yg bkn warga. Untuk pelajaran tngkt lnjut baik itu akan diikuti atau tdk oleh seorang warga,itu mrpkn ksdaran dr warga tsb. Karena SH tidak ada paksaan.
APA SEBAB ANGGOTA SH WINONGO TIDAK BEGITU BESAR DAN SEPOPULER SH TERATE? -Hal ini karena siapapun yang akan menjadi warga SH TUNASMUDA WINONGO, maka diwajibkan untuk langung datang ke pusat d Madiun dan dikecer langsung, SH TUNAS MUDA tidak membuka cabang dimanapun.
jayalah shku SH WINONGO |
 | weleh...dari td kok cman saling mnjatuhka antar sh terate dan sh winongo... kalo kalian memang pendekar sh tentu kalian tidak melakukan tindakan saling menjatuhkan... jngn berdebat soal siapa asal perguruan,yg penting peace...damai..,memayung hayuning bawono... salam persaudaraan sh teratai dan sh winongo... |
 | s4hmi wrote on Nov 30, '09 Perlu diketahui SH Panti tidak mengenal Suran Agung tapi mengenal Suran saja. SH Panti tidak punya simbol (simbolnya ada pada dirinya masing masing). Tidak ada sesepuh SH Panti yang namanya Bpk Kusni. maaf orang SH Tunas muda jangan ngawur. Ni saya beritahu istilah pengasuh itu diberikan setelah ada undang undang keormasan th 1987 waktu itu Juru Kecer / Pengesuh (Bukan Pengasuh) SH Panti (RM Soemakto alm) geram dengan pemakaian nama nama yang menyangkut SH Panti sehingga SH Tunas Muda masuk IPSI dan SH Panti masuk Paguyuban sehingga di akte Notaris namanya menjadi Paguyuban Persaudaraan Setia Hati.Tahun 1964 SH Panti tidak pernah mengalami kemunduran bahkan memang SH Panti tidak boleh mempromosikan diri. sampai sekarangpun belum tentu dalm 1 th melaksanakan pengeceran lebih dari 2 orang. Jadi jelas SH Panti tidak pernah mengijinkan atau memberi pengakuan. Penerimaan anggotanyapun juga tidak ditangguhkan kepada SH Tunas Muda atau lainnya tetapi siapapun boleh masuk menjadi saudara bahkan disini ada dari bebrapa perguruan. Untuk bisa menjadi juru kecer di SH Panti juga tidak sembarangan ada syarat-syarat tertentu. tidak bisa seorang este trap (tk 1 di Panti) karena sesuatu hal/ menghindari kepunahan atau yang lainnya terus melanjutkan pengeceran, terus apa yang akan diberikan ? Klo ingin tau Silsilah Juru Kecer di SH Panti ni : 1. Eyang Soerodiwirjo alm. 2. Bpk Bupati Koesnendar alm (Pakpuhnya Mas Imam Kusupangat SHT) beliau hanya ngecer 1 Orang yaitu Sri Pakualam. 3. Bpk Hadi Soebroto alm dan Bpk Karyadi alm bersama sama. 4. Bpk RM Soemakto alm. 5. Bpk. Koes Subakir ( Mas Cuk ) hingga sekarang. Kesemua Juru Kecer ini sudah mencapai tataran Derde Trap ( Tk III di Panti ) terpilih dari derde traper yang ada. Jadi tidak ngawur. Perlu diketahui sebagian besar anggota SH Panti itu justru tidak berdomisili di Winongo itu sejak dari dulu. penulis sendiri juga heran ! contoh mas Cuk sendiri berdomisili di jalan Barito Madiun. Tingkatan di SH Panti : 1. Este trap (Tk 1 ) 2. Tweede trap (Tk 2) 3. Derde trap (Tk 3) Sekian, penulis mohon maaf jika ada yang tersinggung, kami komentar karena nama SH Panti dibawa bawa yang informasinya tidak benar. tanpa tendensi apa apa SH Terate lebih kesatria berani menunjukkan jati dirinya yang sesungguhnya kami sangat menghargai itu mudah mudahan diikuti oleh SH lainnya. Salam Persaudaraan !!!!!!!!! |
 | gue in timor leste................. |
 | Saudara2ku smw, g' usah saling debat, klo ingin tau sejarah aslinya kt bkin aj forum silturahim dr SHwin dan PSHT dan kt undang sesepuh2 yg tau sejarahnya, ASHWIN & PSHT sm2 saudara g' usah sling brmusuhan slm persaudaraan dr cah pilangbangu asli buat kadang saudara PSHT dmn sj,,, i love PSHT |
 | Assalamualaikum.Salam "Persaudaraan"Saya ahmad dari kalimantan selatan,terlepas dari perdebatan diatas marilah kita semua kembali kepada jati diri kita masing masing dgn saling menghormati dan menghargai apa yg diyakini saudara saudara kita,sudah saat nya berfikir,bertindak tanduk lebih dewasa.Insyaallah jika kita semua mengamalkan ajaran yg didapat tak ada lagi yg tawuran mulut,argumentasi,bahkan fisik,oke..salam damai dari ulun Ahmad anak banjar. V=oke |
 | assalamualaikum...salam persaudaraan organisasi & ilmu dalam SH datang bukan untuk di perdebatkan melainkan untuk di laksanakan sebagai mana mestinya.....kita semua saudara....jeddah saudi arabia.PSHT |
Comment deleted at the request of the author.
 | Perguruan apapun pasti memiliki prinsip dan Juga Komitmen masin-masin.....tetapi kelakuan kita juga harus sesuai dengan ajaran dari Perguruan yg ajarkan pada Kita, dan Saya Dengar Bahwa PSHT itu ada 2 macam apakah Itu benar,,,??? Salamm...Bravo,,,, |
 | Ma'af, saya pernah bermasalah sm warga PSHT tingkat I tp dia yg mulai, lalu bersama temannya yg tingkat II mereka menyerang/mau membunuh saya melalui ilmu Mrogo Sukmo (dg memakai Mori), Alhamdulillah Alloh menyelamatkan saya dr sihir mereka. Katanya salah satu dr 5 panca ajaran PSHT adlh "bela diri" berarti membela diri ketika diserang, tp ko' 2 warga PSHT tsb menyerang saya dg cara pengecut lagi (lewat maya), beginikah ajaran Ki Hajar Hardjo Oetomo?. |
 | Sebagai Muslim/Muslimah Persaudaraan itu harus didasari keimanan, apapun organisasi a/kelompoknya, krn Alloh berfirman "janganlah kalian menjadi orang-orang musyrik, mereka memecah belah agama mereka menjadi bebera kelompok (golongan), dan setiap kelompok MERASA BANGGA DGN KELOMPOK (GOLONGAN) yg dia diatasnya". Lihatlah perjuangan Da'wah Rosululloh, yg telah mempersatukan suku 'Aus dan Khajraj di atas Islam dan Iman, yg awalnya 2 suku tsb saling bermusuhan dan berperang. Ma'na "jangan" dlm ayat di atas menunjukkan keharoman dan dosa besar bagi yg melanggarnya. dan Ilmu Mrogo Sukmo adlh Ilmu Sihir, yg mana Nabi kita Muhammad bersabda "diantara dosa-dosa besar adlh Syirik, Sihir, ...". wahai saudaraku yg seagama, utamakanlah ajaran agamamu (QUR'AN & SUNNAH NABI-NYA) dan tinggalkanlah ajaran yg menyelisihinya. Rosululloh bersabda "tdk ada keta'atan kpd makhluk dlm rangka mendurhakai Robb-nya". |
 | Saudaraku yg seagama, Allohlah yg mencipta kita, Dialah telah memberikan ni'mat kpd kita sejak dr alam kandungan hingga sekarang, jika dia memutus ni'mat itu kita tdk akn hidup sampai detik ini. Kita wajib bersyukur, dan kesyukuran tersebut mengharuskan adanya keta'atan dan penghambaan diri kita kpd sang pemberi ni'mat yaitu Alloh, krn itu ta'atilah Alloh!. Saudaraku yg seagama, jika kalian kembali kpd ajaran agama kalian, tdk akn ada permusuhan antar Perguruan Silat, tp apabila kalian lebih mengutamakan ajaran Perguruan yg menyelisihi Qur'an dan Sunnah (ajaran) Nabi berarti kalian telah memecah belah agama kalian dan kalian telah mencampakkan Syari'at Alloh, serta termasuk orang yg telah kufur ni'mat, Alloh berfirman "dan sungguh bagi yg kufur (atas ni'mat-Ku), sesungguhnya siksa-Ku sangat pedih" |
 | karena itu bertaqwalah kpd Alloh, dan Surga itu hanya Alloh sediakan bagi orang-orang yg bertaqwa. Sifat Taqwa tdk bisa kita raih tanpa menuntut ilmu agama kemudian mengamalkannya. Belajar ilmu agama hukumnya fardhu 'ain, ilmu agama itulah yg bisa membimbing kita kpd keridhoan Alloh, kita akan tau mana yg benar dan yg salah, mana yg lurus dan yg menyimpang, sehingga kita menempuh jalan yg lurus dan yg selamat. Saya berdo'a kpd Alloh agar dua warga PSHT yg telah menyerang saya tersebut diberi hidayah oleh Alloh, dan bisa memperbaiki dirinya dgn ajaran agama yg dianutnya yaitu Islam. |
 | Persaudaraan yg kekal dan abadi di dunia dan di akhirat adalah Persaudaraan di atas keimanan, Alloh berfirman "sesungguhnya orang-orang yg beriman adalah saudara". "berpegang teguhlah kamu kpd tali Alloh (qur'an dan hadits) dan janganlah bercerai-berai". Ummat islam harus dan bersatu apapun organisasi dan perguruannya, inilah persaudaraan yg diajarkan Rosululloh Nabi kita Muhammad ~shollollohu'alaihi wasallam~. |
 | salm persaudaraan .......dari ngawi |
 | Riwayat Singkat Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo (Eyang Suro) Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo nama kecilnya adalah Muhamad Masdan, yang lahir pada tahun 1876 di Surabaya putra sulung Ki Ngabei Soeromihardjo (mantri cacar di ngimbang kab: jombang Ki ngabei Soeromihardjo adalah saudara sepupu RAA Soeronegoro (bupati Kediri pada saat itu). Ki Ageng soerodiwirdjo mempunyai garis keterunan batoro katong di Ponorogo, beliau kawin dengan ibu sarijati umur 29 tahun di surabaya dari perkawinan itu dianugrahi 3 anak laki-2 dan 2 anak perempuan namun semuanya meninggal dunia sewaktu masih kecil. Pada usia 14 tahun (th 1890) beliau lulus SR sekarang SD kemudian diambil putra oleh pamanya (wedono di wonokromo) dan tahun 1891 yaitu tepat berusia 15 tahun ikut seorang kontrolir belanda di pekerjakan sebagai juru tulis tetapi harus magang dahulu (sekarang capeg). Pada usia yang relatif masih muda Ki Ageng Soerodiwirdjo mengaji di pondok pesantren tibu ireng jombang, dan disini lah beliau belajar pencak silat pada tahun 1892 pindah ke bandung tepatnya di parahyangan di daerah ini beliau berksempatan menambah kepandaian ilmu pencak silat. Ki Ageng Soerodiwirdjo adalah seorang yang berbakat, berkemauan keras dan dapat berfikir cepat serta dapat menghimpun bermacam-macam gerak langkah permainan. Pencak silat yang di ikuti antar lain: * Cimande * Cikalong * Cibaduyut * Ciampea * Sumedangan Tahun 1893 beliau pindah ke jakarta, di kota betawi ini hanya satu tahun tetapi dapat mempergunakan waktunya untuk menambah pengetahuan dalam belajar pencak silat yaitu: * Betawian * Kwitangan * Monyetan * Toya Pada tahun 1894 Ki Ageng Soerodiwirdjo pindah ke bengkulu karena pada saat itu orang yang di ikutinya (orang belanda) pindah kesana.di bengkulu permainanya sama dengan di jawa barat, enam bulan kemudian pindah ke padang. Di kedua daerah ini Ki Ageng Soerodiwirdjo juga memperdalam dan menambah pengetahuannya tentang dunia pencak silat. Permainan yang diperolehnya antara lain : minangkabau * Permainan padang Pariaman * Permainan padang Sidempoan * Permainan padang Panjang * Permainan padang Pesur / padang baru * Permainan padang sikante * Permainan padang alai * Permainan padang partaikan Permainan yang di dapat dari bukit tinggi yakni : * Permainan Orang lawah * Permainan lintang * Permainan solok * Permainan singkarak * Permainan sipei * Permainan paya punggung * Permainan katak gadang * Permainan air bangis * Permainan tariakan Dari daerah tersebut salah satu gurunya adalah Datuk Rajo Batuah. Beliau disamping mengajarkan ilmu kerohanian. Dimana ilmu kerohanian ini diberikan kepada murid-murid beliau di tingkat II. Pada tahun 1898 beliau melanjutkan perantuanya ke banda aceh, di tempat ini Ki Ageng Soerodiwirdjo berguru kepada beberapa guru pencak silat, diantarnya : * Tengku Achamd mulia Ibrahim * Gusti kenongo mangga tengah * Cik bedoyo Dari sini diperoleh pelajaran – pelajaran, yakni: * Permainan aceh pantai * Permainan kucingan * Permainan bengai lancam * Permainan simpangan * Permainan turutung Pada tahun 1902 Ki Ageng Soerodiwirdjo kembali ke Surabaya dan bekerja sebagai anggota polisi dengan pangkat mayor polisi. Tahun 1903 di daerah tambak Gringsing untuk pertama kali Ki Ageng Soerodiwirdjo mendirikan perkumpulan mula-mula di beri nama ‘SEDULUR TUNGGAL KECER” dan permainan pencak silatnya bernama “ JOYO GENDELO” . Pada tahun 1917 nama tersebut berubah, dan berdirilah pencak silat PERSAUDARAAN SETIA HATI, (SH) yang berpusat di madiun tujuan perkumpulan tersebut diantaranya, agar para anggota (warga) nya mempunyai rasa Persaudaraan dan kepribadian Nasional yang kuat karena pada saat itu Indonesia sedang di jajah oleh bangsa belanda. Ki Ageng Soerodiwirdjo wafat pada hari jum`at legi tanggal 10 nopember 1944 dan di makamkan di makam Winongo madiun dalam usia enam puluh delapan tahun (68).
|
 | SH vs SHmuda Semua bersaudara...dibalik kesombongan..disitu ada iblisnya...pakailah ilmu padi...semakin berisi semakin menunduk....diatas langit masih ada langit...inget cari makan aja kita susah....mending kita pikirin gimana caranya kita bisa cari uang untuk makan anak istri kita...wong pejabatnya aja nggak mikirin perguruan silat kok...inget madiun sudah mulai maju..kembangkan terus pendapatan perkapitanya dengan kerjasama yg baik...jangan melihat sejarah yg buruk...lihat kedepan..masih panjang perjalanan kita ...ingat anak cucu kita...kalo jadi Jawara bisa kaya itu kita ikutin ajarannya...skarang sudah jaman tekhnologi bung,,,,,jadi jangan lari ditempat bung.....Hayo madiun Bisaaaaaa....semangat..semangat...inget leluhurmu pernah belajar Ilmu Silat Ke Leluhur Ane bung di tanah Betawi....Salam Persaudaraan dari Anak Betawi.... |
 | Hmmmmmmmmmmm... semua akan mati. Dan Hanya Allah/Yang Maha Kuasa yang punya Hak untuk menentukan satu kebenaran.. sampai kapan Hamba seperti ini Ya Allah/Ya Tuhan.. Hamba selalu merasa PALING BENAR, PALING SAKTI, DAN PALING2 YANG LAIN.. Bukalah hati hamba untuk memahami Jati Diri dan menjalani hidup sesuai dengan amanat GURU2 kami yang tentu saja untuk berbuat baik terhadap sesama atas nama-MU.. Sudah dekat waktu hamba, tapi sampai detik ini hamba masih belum menemukan kesejatian dari tujuan hidup hamba.. Salam Cinta dan Kasihku buat semua MakhlukMU Ya ALLAH Ya Tuhan.. Hamba harus meminta kepada siapa jika tidak kepadaMU? Terangilah hati Hamba dengan kebenaran tujuan dan saling menyayangi antar makhluq, agar hidup hamba yang hanya sekali ini bisa mempunyai arti dan bisa mendapatkan RidloMU.. Amiin.. |
 | bagi kalian.. dulur itu apa? |
Comment deleted at the request of the author.
 | perlu banyak koreksi mas ! |
| |